Pages

Pusat Belajar

Pusat Belajar

Bagaimana Mengatasi Kecanduan Game Pada Anak

Coba, pernahkah kita bertanya secara spesifik kenapa anak dan remaja bahkan orang dewasa kecanduan game? Mungkin jawaban sederhananya adalah game itu mengasyikan dan seru-seru...

4 Cara Jitu Mendidik Anak Hiperaktif

Siapa bilang mendidik anak yang hiperaktif itu susah. Malah mendidik anak hiperaktif itu lebih mudah daripada mendidik anak pendiam...

Menanamkan Pendidikan Karakter Bangsa Adalah Prioritas

Mendidik karakter adalah bahasan unik, mengapa unik? Karena bahasan ini bisa “lari” kemana-mana bila kita membahas tentang manusia...

3 Cara Mendidik Anak Autis dan Membuatnya Cerdas

Apapun karakteristik yang dimiliki oleh anak kita, sebagai orang tua kita harus bersyukur karena anak adalah anugerah terindah yang diberikan oleh tuhan untuk kita, disini anda akan mendapatkan info mengenai cara mendidik anak autis..

Mewujudkan Pendidikan Karakter Yang Berkualitas

Dalam tataran teori, pendidikan karakter sangat menjanjikan bagi menjawab persoalan pendidikan di Indonesia. Namun dalam tataran praktik, seringkali terjadi bias dalam penerapannya...

Tampilkan postingan dengan label Perkembangan Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perkembangan Anak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Juni 2014

Bermain Penting Untuk Perkembangan



Bermain sangat penting untuk perkembangan anak. Dengan bermain mereka dapat mengembangkan emosi, fisik, dan pertumbuhan kognitif nya. Bermain adalah cara bagi anak untuk belajar mengenai tubuh mereka dan dunia ini, dan pada saat itulah mereka akan menggunakan kelima indra yang dimilikinya.

“Bagaimana rasanya jika benda ini disentuh? Bagaimana bunyinya jika benda ini dijatuhkan? Apa yang terjadi jika benda ini dilempar?”

Dengan mengeksplorasi hal-hal yang ada disekitarnya inilah otak anak akan berkembang. Dengan bermain mereka mengembangkan imajinasi, skill, kemandirian, kreativitas, dan kemampuan bersosialisasi. Disini mereka akan belajar berbagi mainan dengan teman dan saudaranya, belajar mengucapkan kata ‘maaf’ dan ‘terima kasih’.

Pada saat ini, bermain adalah pekerjaan anak, dan membereskan sisa permainan menjadi pekerjaan kita sebagai orang tua :)

Sumber : InfoAnak